Warga Bekasi Masih Terancam Banjir

Kamis, 29 Desember 2011 - 13:48 WIB

| More
Warga Bekasi Masih Terancam Banjir

BEKASI (Pos Kota) – Warga Kota Bekasi masih terancam banjir setiap tahunnya. Penanganan banjir ini belum bisa dilakukan karena Pemkot Bekasi belum bisa melakukan foto udara dalam format digital.

Foto udara ini, menurut Plt. Walikota Bekasi Rahmat Effendi, dibutuhkan untuk menggambarkan detail wilayah sehingga Pemkot Bekasi bisa merencanakan pembangunan saluran air yang efektif agar tidak terjadi genangan pada titik daerah rawan banjir.

Persoalan banjir, jelas Rahmat, tidak lepas dari kontur tanah yang rendah atau nyaris flat antara wilayah terendah di sisi selatan dan daerah paling tinggi di bagian utara. “Selama ini, pembangunan saluran air selalu diawali dengan perencanaan dari hasil melihat secara kasat mata terhadap masalah di wilayah banjir,” paparnya.

Sehingga perencanaan tidak menyeluruh di semua wilayah Kota Bekasi. “Akibatnya banjir datang dari daerah yang tak terduga karena tidak ada pemetaan yang utuh,” katanya.

Selain itu, kata dia, foto udara terhadap daratan Kota Bekasi yang digunakan diambil pada 1997 lalu sehingga tak lagi relevan digunakan memetakan saluran air. Sebab peruntukan lahan sudah berubah seiring dengan berkembangnya pembangunan infrastuktur dan hunian di Kota Bekasi. “Kalau foto udara digital yang terbaru ada maka selesai masalah banjir di Kota Bekasi,” katanya.

Sayangnya, kata Rahmat, ide membuat foto udara terbaru itu selalu ditolak banyak pihak karena anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit. “Kalau foto udara dianggarkan Rp 15 miliar, selalu pilihannya lebih baik membangun infrastuktur, ya tidak akan kelar-kelar penanganan banjir di kota ini,” katanya.

(dieni/sir)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id