`Tahun Depan Sepanjang Jl RE Martadinata Ditinggikan`
Senin, 26 Desember 2011 - 19:47 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi banjir dan rob yang ada di Jakarta Utara tampaknya tidak setengah-setengah. Bahkan dalam waktu dekat sejumlah kawasandan ruas jalan dan yang menjadi langganan banjir dan genangan akibat air pasang atau rob akan segera dilakukan peninggian dan membangun tanggul.
Hal itu diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo saat melakukan peninjauan di beberapa wilayah di Jakarta Utara yang sering menjadi langganan banjir akibat air pasang atau rob. Seperti di Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kawasan yang hampir setiap tahun selalu tergenang. Menurut rencana tahun depan kawasan itu akan segera dibangun tanggul oleh pemerintah pusat Kementerian Pekerjaan Umum.
“Tahun depan di sepanjang Jl RE Martadinata akan ditinggikan oleh pemerintah pusat. Sedang saat ini, beberapa ruas jalan yang masih tergenang akibat rob akan segera ditambal oleh Dinas PU. Saya sudah perintahkan Dinas PU untuk segera menambal untuk mengurangi debit air yang masuk ke jalanan. Sehingga tidak menimbulkan genangan,” jelas Fauzi Bowo.
Diakui Foke, Jalan RE Martadinata itu merupakan sebagian kecil, masalah banjir dan air pasang yang terjadi di Pantai Utara Jakarta. Ini disebabkan karena air laut meningkat, sedangkan permukaan tanah mengalami penurunan. Jadi satu-satunya cara adalah membangun tanggul dan jalan tersebut harus dilakukan peninggian agar kedepan tidak terjadi genangan seperti saat ini.
Selain di Jalan RE Martadinata, kata Foke, Pemprov juga akan segera membangun
tanggul di kawasan Marunda tepatnya di kawasan Masjid Al Alam hingga Kali Blencong dengan panjang hingga 730 meter. “Kita akan membangun tanggul dari Masjid Al Alam kearah Kali Blencong dengan ketinggian 350 sentimeter. Hal ini untuk mencegah ketinggian ari hingga 300 sentimeter. Saat ini tanggul tersebut masih tersisa 400 meter yang belum dibangun,” katanya Gubernur DKI Jakarta yang didampingi Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono dan Kepala Dinas PU Eri Baskoro.
Diakui oleh Foke, saat ini kawasan itu memang sedang dilakukan pengerjaan pembuatan tanggul sebagai antisipasi banjir Rob. Meski begitu hingga saat ini masih ada sekitar 730 meter yang belum di ditanggul dari 2.500 meter yang sudah ditanggul. “Kalau tanggul setinggi 3,5 Meter ini sudah tuntas pembangunannya maka air pasang setinggi 3 meter bisa ketahan” tutur Foke sambil berharap pada tahun 2012 tanggul itu seluruhnya dapat diselesaikan sehingga warga tidak khawatir akan terterjang air pasang atau rob.
Gubernur sebelum melakukan peninjauang di kawasan pesisir pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara juga mengunjungi warga di RW 01 dan RW 04, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Di lokasi itu orang nomor satu DKI Jakarta dapat sambutan yang sangat ramah dari warga. “Kami sangat berterima kasih kepada bapak Gunernur yang sudi datang ketempat kami. Meski terkena banjir seperti ini beban kami sedikit berkurang karena bapak meski sibuk mendatangi kami,”jelas Mimin salah seorang warga Kamal Muara.
Kepada warga Gubernur meminta warga untuk bersabar karena pemerintah Pemprov DKI
Jakarta saat ini sedang berupaya membuat tanggul untuk menghindari rob di kawasan tersebut. Diharapkan, dengan adanya tanggul tersebut tentunya air rob akan berkurang menggenangi rumah-rumah penduduk. “Saya minta kepada warga Kamal Muara untuk tetap bersabar, saat ini Pemprov sedang berupaya keras untuk membiki tanggul keliling dengan harapan warga tidak akan terkena air pasang atau rob,”jelas Foke.
Selain mengunjungi para korban rob, Foke juga menyempatkan diri mampir ke Puskesmas Kamal Muara sebelum mengelilingi tanggul. Di lokasi itu Gubernur meminta kepada pemborong untuk menambal dan merapihkan tanggul penahan ombak tersebut, agar masyarakat bisa merasa lebih tenang.
(wandi/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 