Payudara Palsu Bermasalah, Dunia Geger

Sabtu, 24 Desember 2011 - 11:09 WIB

| More
Payudara Palsu Bermasalah, Dunia Geger

PARIS (Pos Kota) -  Prancis sedang dilanda skandal protes payudara silikon bermasalah. Skandal ini juga melanda banyak negara lain, dari Chili hingga China.

Puluhan ribu perempuan Prancis memakai Protese,  payudara buatan perusahaan Prancis PIP (Poly Implant Protese). Hasil penelitian menunjukkan bahan silikon bisa bocor.

Sebagai tindakan pencegahan, pemerintah Prancis kemungkinan besar akan meminta semua pemakai protese – merk payudara palsu itumengangkat implan bermasalah. Penggunanya mencapai sekitar 30 ribu perempuan Prancis, yang memutuskan menjalani operasi payudara karena alasan estetika atau mengidap kanker payudara.

Masalah ini diduga tidak hanya melanda Prancis saja, melainkan telah menjadi “skandal internasional”.

Perusahaan Prancis PIP sudah hampir 10 tahun sukses memproduksi implan payudara. PIP menjadi salah satu pemimpin pasar internasional di bidang ini, dengan produksi 100 ribu Protese per tahun. Protese tidak hanya dipasarkan di Prancis, melainkan diekspor ke 65 negara seantero dunia.

Amerika Selatan, negara pembeli utama (sekitar 50 persen). Di sana, implan Prancis dijual melalui rumah sakit dan dokter kepada negara-negara seperti Chili, Brasil, Venezuela dan Argentina.

Pengimpor terbesar kedua adalah Eropa Barat (25 persen), termasuk Inggris, Jerman, Belgia dan juga Belanda. PIP juga mengekspor Protese payudara ke Timur Tengah (dari Turki hingga Suriah) dan Asia (dari Thailand sampai China).

BISA ROBEK

Kesuksesan perusahaan Prancis tidak berlangsung lama. Tahun 2010 mulai terungkap masalah-masalah pertama. PIP ternyata memakai jenis silikon lain dari yang resmi dilaporkan perusahaan tersebut. Silikon ini lebih murah dan kualitasnya lebih buruk.

Lebih dari 2.000 perempuan Prancis memutuskan menggugat PIP, karena perusahaan tersebut memberi mereka keterangan palsu.

Laporan tentang Protese bermasalah terdapat pula di negara-negara lain. Awal tahun 2010 pihak berwenang Chili memutuskan menarik protese Prancis dari pasar. Hal sama dilakukan di Venezuela, Brasil dan Kolombia.

KANKER

Negara-negara Eropa Barat turut mengambil tindakan. Otoritas Spanyol menyerukan tidak lagi memakai produk PIP. Ratusan perempuan Inggris menghadap ke pengadilan.

“Skandal silikon” mendapat dimensi baru ketika November silam seorang perempuan Prancis pengguna implan PIP meninggal karena kanker kelenjar getah bening. Keluarganya mengatakan dia meninggal akibat pemakaian silikon. Penelitian belum menunjukkan adanya kaitan langsung, tapi kepanikan di Prancis tak bisa diredam lagi.

Sebagai tindakan pencegahan, pemerintah di Paris kini mempertimbangkan untuk menganjurkan semua 30 ribu pengguna di Prancis mengangkat implan PIP. Sudah hampir dapat dipastikan pemerintah akan menanggung biayanya.

Produsen Protese PIP sendiri telah pailit dan karena tidak mampu mengganti semua klaim kerusakan. Di Inggris korban perempuan memutuskan menggugat klinik-klinik yang memasang implan payudara tersebut. – (RNW/dms)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (3 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id