Sebelum Ikuti Sidang Kabinet Gubernur BI Merokok
Jumat, 23 Desember 2011 - 13:21 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution tidak tahan ingin menghisap rokok karenanya 10 menit sebelum acara retreat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dimulai, ia keluar dari Gedung Garuda Induk, Istana Bogor, Jumat.
Darmin keluar dari pintu sebelah kanan Garuda Induk dan melewati para wartawan yang menantikan pembukaan retreat. “Merokok dulu saya,” kata Darmin sambil mengambil rokok putih di saku kiri baju batiknya.
Ternyata, Darmin menyimpan korek api gas di dalam bungkus rokok putihnya. Lalu seorang wartawan, menyarankan agar Darmin menyimpan korek api gas di dalam rokok. “Teman saya ada yang mati karena menyimpan korek api gas di dalam bungkus rokok, ketika itu korek api gas bocor menimpa batang rokok yang dihisapnya,” kata seorang wartawan tadi.
“Ah masa sih,” jawab Darmin seraya menambahkan dirinya tidak banyak merokok hanya sepuluh batang setiap harinya. Darmin juga mengaku merokok di kantornya Gedung BI meskipun ruangan ber-AC. “Ngerokok, merokok aja, gak masalah,” tutur Darmin.
Kemudian seorang wartawan lainnya meminta rokok kepada Darmin dengan alasan supaya tercatat di dalam sejarah, bahwa pernah mendapat rokok dari Gubernur BI. “Minta rokoknya boleh Pak supaya tercatat dalam sejarah bahwa saya pernah mendapat sebatang rokok dari Bapak,” ujar wartawan tadi.
“Oh boleh-boleh silakan,” kata Darmin sambil menyodokan rokoknya. Darmin juga membantah Gubernur BI hanya dia yang merokok, “Rachmat Saleh dulu juga merokok, bahkan sampai usia 83 tahun Rachmat masih merokok,” kata Darmin.
Kalau Safruddin Prawiranegara merokok tidak ? Tanya wartawan. Darmin hanya diam saat ditanya seniornya di BI yang baru saja mendapat gelar Pahlawan Nasional dari negara kepada Safruddin Prawiranegara. (johara/b)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 