Rumah Sakit Kontingen Garuda Layani Warga Lebanon

Selasa, 13 Desember 2011 - 15:53 WIB

| More
Rumah Sakit Kontingen Garuda Layani Warga Lebanon

ADSHIT AL QUSAYR (Pos Kota) – Unsur kesehatan merupakan salah satu komponen pendukung yang penting dalam rangka mensukseskan keberhasilan suatu misi/penugasan. Pasukan yang personelnya mempunyai kesehatan yang prima, baik sehat secara jasmani maupun rohani, akan mampu melaksanakan tugas pokok dengan baik.

Tanpa kondisi yang sehat, sedikit banyak akan mempengaruhi performa dan mengganggu aktivitas dalam melaksanakan tugas, tidak terkecuali personel Satgas Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL, di Lebanon.

Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL yang terdiri dari 1.018 personel dalam rangka melaksanakan mandat PBB untuk melaksanakan misi perdamaian di Lebanon selatan selama satu tahun ini, didukung oleh sejumlah staf kesehatan yang terdiri dari bintara dan tamtama kesehatan di tiap-tiap Kompi, dan 3 orang Dokter Umum berpangkat Perwira. Adapun tugas utama staf kesehatan adalah mendukung dan melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk menjaga, memelihara, dan meningkatkan kualitas kesehatan semua personel Kontingen Garuda, melalui tindakan promotif, preventif, dan kuratif terbatas.

Tugas lain dalam rangka menunjang keberhasilan misi diantaranya, melaksanakan kegiatan kemasyarakatan di bidang kesehatan melalui kegiatan medical assistant dan nursing yang difasilitasi oleh CIMIC (Civilian and Military Cooperations) UNIFIL.

Salah satu fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh Kontingen Garuda adalah Rumah Sakit level 1 Husada, yang berlokasi di Markas Batalyon area 7-1 Adshit Al Qusayr. Rumah sakit yang terletak di dekat Kompi Mekanis D ini, memberikan pelayanan tingkat pertama yang berupa dukungan kesehatan dan perawatan kesehatan primer pertama, resusitasi darurat, stabilisasi dan evakuasi korban ke rumah sakit level berikutnya.

Tugas Rumah Sakit Level 1 Husada antara lain: Menyediakan perawatan kesehatan primer ke pasukan penjaga perdamaian, dengan setidaknya 20 pasien rawat jalan per hari; Melakukan pemeriksaan medis untuk pasukan penjaga perdamaian; Melakukan prosedur bedah minor dengan anestesi lokal, misalnya pembersihan dan jahit luka, eksisi benjolan dan lain-lain ; Melakukan prosedur resusitasi darurat seperti pemeliharaan jalan napas dan pernapasan, kontrol perdarahan dan penanganan syok; Triage, menstabilkan dan mengevakuasi korban ke perawatan medis tingkat berikutnya; Melayani rawat inap sampai 5 pasien selama 2 hari masing-masing, untuk monitoring, rawat inap dan memberikan pengobatan; Melaksanakan vaksinasi dan tindakan profilaksis penyakit lainnya yang diperlukan di daerah misi serta Mengawasi pelaksanaan langkah-langkah pengobatan pencegahan untuk personel.

Dalam melaksanakan tugas sehari-harinya, Rumah Sakit Husada diawaki oleh 3 orang Dokter Umum dan 16 orang perawat kesehatan, semuanya merupakan merupakan anggota TNI. Adapun fasilitas yang dimiliki oleh rumah sakit ini antara lain bangunan rumah sakit berbentuk korimek yang terdiri atas ruang administrasi, ruang konseling, ruang dokter, ruang periksa, ruang apotek, ruang rawat inap yang terdiri dari 5 bed, dan ruang tindakan. Rumah sakit ini juga memiliki 2 mobil ambulan dan 6 VAB kesehatan yang tersebar di beberapa Kompi yang siap dikerahkan kapan saja dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Untuk diketahui bahwa selain melayani pasien anggota, Rumah Sakit Husada juga melayani warga umum. Pelayanan yang diberikan untuk masyarakat merupakan usaha satuan dalam upaya untuk pendekatan ke masyarakat, yang mana untuk pengadaan obatnya berasal dari swadaya satuan ketika berada di tanah air. Pelayanan kesehatan ini di berikan tanpa dipungut biaya (gratis) bagi masyarakat pedesaan di sekitar Adchid Al Qusayr. Jika diperhatikan, setiap harinya yang berobat ke rumah sakit sebagian besar adalah masyarakat lokal yang berada di Achid, Ett Taibe, Al Qantara, dan El Aadeisse.

Pola penyakit yang dikeluhkan oleh masyarakat sekitar sebagian besar adalah penyakit-penyakit ringan seperti infeksi saluran nafas akut (ISPA), keluhan gastrointestinal (lambung, saluran cerna), rheumatik (keluhan persendian), dan penyakit ringan lainnya. Dari sejak kedatangan Kontingen Garuda XXIII-F pada tanggal, 28 September 2011 sampai dengan saat ini, Rumah Sakit Husada telah melayani pasien sejumlah 83 orang, dari 83 orang itu 51 pasien dari masyarakat sipil lokal.

Untuk kasus-kasus yang tidak dapat di tangani di rumah sakit ini, akan dirujuk ke rumah sakit level 2 di ChinaBatt yang berada di SectorEast HQ, Marjayoun maupun ke rumah sakit level 3 di Beirut. Rumah sakit tersebut memiliki tenaga medis dan fasilitas yang lebih lengkap untuk menangani kasus-kasus yang lebih sulit. Sampai saat ini Rumah Sakit Husada sebagai rumah sakit level 1 masih perlu adanya penambahan sarana dan prasarana, agar pelayanan kepada anggota maupun masyarakat sekitar area operasi di Lebanon Selatan ini dapat lebih maksimal.

Adapun fasilitas yang perlu adanya penambahan yaitu ruang perawatan gigi, ruang laboratorium maupun jumlah tenaga kesehatan seperti belum adanya perawat gigi, perawat kebidanan, dan analis. Di samping itu beberapa fasilitas yang ada sudah mulai rusak dan memerlukan perbaikan atau penggantian dengan yang baru.

Namun demikian, dengan segala keterbatasan yang ada, personel rumah sakit Husada berusaha untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua personel Kontingen Garuda maupun masyarakat sekitar area operasi Indobatt di Lebanon Selatan yang membutuhkan perawatan kesehatan.

Authentikasi:

Perwira Penerangan Konga XXIII-F/Unifil
Lettul Inf Suwandi

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id