Putaran Kendaraan di Bawah Jembatan Ditutup

Senin, 12 Desember 2011 - 4:52 WIB

| More
Putaran Kendaraan di Bawah Jembatan Ditutup

JAKARTA (Pos Kota) – Pembuatan pemutaran kendaraan (U Turn) di bawah JORR W-1, Kembangan, Jakarta Barat, yang baru selesai sebulan terpaksa ditutup lagi oleh Bina Marga. Karena selain membahayakan dan pembangunannya tidak dilakukan secara koordinasi dengan pihak wilayah maupun instansi terkait.

”Kami terimakasih Bina Marga telah memenuhi permohonan Walikota untuk penutupan kembali U Turn tersebut.”kata Ka. Bagian Perencanaan Sarana Kota (Praskot) Jakarta, Haryanto, Minggu (11/12/2011).

Pemutaran kendaraan di bawah jalan layang tol ini semula tidak ada yang mengakui baik dari Bina Marga maupun Dinas PU DKI Jakarta, tapi saat dilakukan rapat bersama, Dirjen Bina Marga Pelaksana Wilayah II akhirnya mengakui karena menyangkut kebijakan pimpinan. Dan melalui penjelasan ini maka walikota bersurat.

Pertimbangan Walikota untuk memohon penutupan kembali karena letak pemutaran itu sangat membahayakan bagi pengendara dari arah Ciledug-Jl.Kembangan Raya, maupun kendaraan yang ke luar dari pintu Tol Tangerang-Rawa Buaya.”Letaknya kurang dari 10 meter dari simpang empat, kendaraan yang akan memutar dikhawatirkan bisa celaka selain terjadi kemacetan parah,” jelasnya.

Pihak Ditjen Bina Marga semula berharap di tempat pemutaran ini bisa dijaga Polantas atau dari Dinas Perhubungan, tapi permintaan itu ditolak karena tidak adanya koordinasi sejak rencana pembangunan tersebut.” Pihak wilayah Kota Jakarta Barat pernah mengusulkan rencana pemutaran ini di depan Mal Puri dan sekitar 100 meter dari simpang empat JORR W-1, tanggal 10 Juni 2011.”jelasnya.

Namun Bina Marga merencanakan pembuatan beberapa ratus meter dari simpang empat. Tapi rencana inipun dibatalkan karena U Turn yang akan dibuat harus dikeruk kedalaman 6 meter dari ke ruang atas 5 meter, sedang dibagian bawah terbentur dengan
saluran air dan jaringan lainnya. “U Turn itupun kalau dibuat harus dilengkapi dengan pompa penanggulangan banjir, mungkin ini yang jadi pertimbangan sehingga dialihkan ke lokasi yang sekarang ditutup kembali.”ujarnya..

TIDAK PAKAI KONSEP

Dibatalkannya pembangunan U Turn di bawah jalan layang maupun pengalihannya yang akhirnya terpaksa ditutup kembali, menurut Budiman, warga Kembangan, menunjukan Bina Marga membuat proyek tidak dilakukan dengan konsep yang matang dan teliti.”Bukan kerjaannya yang hanya mubazir tapi menunjukan ketidak profesionalan Bina Marga.”ujar Budiman.

Tidak hanya masalah U Turn, Budiman juga mengkritis pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dibuat beberapa ratus meter dari lokasi U Turn itu tidak bermanfaat karena dibuat hanya sampai melintasi jalan tol. Sehingga
penyeberang jalan harus melintasi jalan arteri yang hanya dibuat zebvra cross.

”Ini aneh di mana ada pembuatan JPO tapi penyeberang harus melanjutkan menyeberang zebra cross ini membahayakan. Dan untuk pembuatan JPO itu biayanya diatas Rp 5 miliar/JPO,” tambah Budiman kesal.

(herman/sir)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (5 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id