Hari Anti Korupsi

Mahasiswa di Medan Tuding Pemerintahan SBY Tidak Berpihak Rakyat

Jumat, 9 Desember 2011 - 18:39 WIB

| More

MEDAN (Pos Kota) – Ratusan mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi di Medan melakukan unjuk rasa dibeberapa lokasi diantaranya Kantor Walikota Medan dan Bundaran Majestik Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (9/12).

Dalam aksinya mereka menuding pemerintahan SBY-Boediono tidak berpihak pada rakyat dengan membiarkan para koruptor merajalela.

Seperti aksi yang dilakukan Solidaritas Mahasiswa Hukum Universitas Pembangunan Panca Budi diawali dengan pemberian bunga dan pemasangan stiker anti korupsi kepada pengendara yang melintas.

Koordinator aksi, Bayu, mengatakan aksi ini untuk memperingat hari korupsi sedunia dan mendukung pembakaran diri mahasiswa di Jakarta sebagai bentuk penolakan terhadap buruknya pemerintahan SBY-Boediono yang dinilai tidak berhasil memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Pemerintahan SBY-Boediono gagal semenjak menjabat sebagai pemegang kekuasaan di Indonesia. Bahkan belum terlihat perubahan yang berarti yang perpihak rakyat kecil,”tegas Bayu.

Di lokasi terpisah puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan menegaskan koruptor adalah penjahat Hak Asasi Manusia (HAM). Parahnya pemerintah hingga mampu menyelesaikan secara tuntas pemberantasan secara maksimal.

“Tegakkan supremasi hukum yang ada di Indonesia. KPK harus segera tuntaskan skandal century, wisma atlet dan kasus kemenakertrans. KPK juga kami tuntut segera memeriksa tersangka koruptor karena kejaksaan tinggi negeri tidak mampu menjalankan fungsinya. Contohnya kasus dugaan korupsi Wali Kota Medan,”teriak Anggi, koordinator aksi.

(samosir/sir)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id