LSM Ragukan Abraham Samad Jadi Ketua KPK
Minggu, 4 Desember 2011 - 21:16 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Belum lagi dilantik sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad sudah diragukan ketegasannya. Setidaknya hal itu keluar dari Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra).
“Saya menduga justru dari empat pimpinan KPK yang dapat mengamankan kepentingan anggota DPR kelihatannya justru dia, jadi itu aneh. DPR saya kira tidak butuh yang kuat tapi justru yang bisa dipengaruhi,” kata Koordinator Fitra Ucok Sky Kadhafi.
Menurutnya, jika apa yang ia duga itu benar, ke depannya akan terjadi konflik kepentingan di internal KPK. “Dampaknya, ada konflik di dalam, akan tebang pilih, dengan pola model yang berbeda,” katanya. “Jadi secara pribadi saya pesimis dengan kinerja pimpinan KPK periode 2011-2015.”
Abraham Samad terpilih menjadi Ketua KPK yang akan menggantikan Busyro Muqodas. Dia mengalahkan Bambang Widjoyanto, Zulkarnaen, Adnan Pandu Pradja dan juga Busyro Muqodas.
Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi III DPR RI, Jumat (2/11), memilih empat dari 8 kandidat calon Pimpinan KPK, menjadi Komisioner KPK periode 2011-2015.
SAPU BERSIH
Secara terpisah, Ketua KPK terpilih, Abraham Samad, berjanji menyapu bersih kasus korupsi kelas kakap di Indonesia. Kasus itu antara lain skandal Bank Century, kasus wisma atlet, dan mafia pajak. “Seluruh kasus besar akan menjadi prioritas. Selesaikan dulu yang besar baru kasus kecil,” ujarnya.
Meski belum duduk di kursi Ketua KPK, dia sudah memikirkan penuntasannya dan bertekad tidak akan tebang pilih meskipun perlu skala prioritas. Semua ini semata-mata karena keterbatasan personil di KPK. “Saya akan dobrak kasus besar yang kini ditangani KPK.”
Semasa menjadi aktivis di Sulawesi Selatan, Abraham telah membongkar sederet kasus korupsi di antaranya kasus pembelian kapal feri di Kabupaten Selayar yang melibatkan mantan Bupati Akib Patta. Selain itu juga kasus korupsi ruislag (tukar guling) gudang farmasi yang melibatkan mantan Wali Kota Makassar Amiruddin Maula dan penyalahgunaan APBD.
(untung/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 