Warga Cibitung Kesal
Rabu, 23 November 2011 - 8:54 WIB
BEKASI (Pos Kota) -Sudah lebih sepekan ini warga Cibitung sekitarnya memendam rasa kecewa dan kesal, akibat pembangunan jembatan Pasar Pamor Wanasari Cibitung yang belum selesai. Akibatnya, mereka setiap hari harus memutar arah dari CBL yang berjarak sekitar 5 Km.
“Mestinya pemborong menyediakan jalan khusus atau darurat, terutama untuk motor. Itu sangat penting bagi pelajar dan karyawan. Jangan ditutup semua, itu sama aja artinya bikin orang susah,” umpat Ny. Miyati, warga.
Hal yang sama juga dikemukakan oleh Khalia, pelajar SMA Islam Terpadu Darul Muhsinin. Setiap pagi dia harus memutar lewat CBL untuk pergi dan pulang sekolah. Akibatnya tak jarang dia sering terlambat sampai ke sekolah.
Dia mengharapkan agar pemborong atau pekerja bisa membikin jalan darurat, khususnya untuk sepeda dan motor pelajar.
Yudha, warga Pesona Gading yang sering pulang tengah malam juga mengeluh. “Tidak ada pilihan selain lewat CBL. Padahal daerah itu sepi, gelap dan sangat rawan begal motor. Jarang ada patroli polisi kesana. Kita jadi cemas dan takut. Tapi harus lewat mana lagi,” ungkapnya.
(ali nurdin/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 