Pecatur Susanto Juga Persembahkan Emas
Senin, 21 November 2011 - 20:45 WIB
PALEMBANG (Pos Kota) – Pecatur GM Susanto Megaranto meraih medali emas nomor Standar Putra SEA Games 2011, setelah bermain remis dengan atlet Myanmar, Kyaw Lin Naing di Hotel Swarna Dipa Palembang, Senin (21/11).
Medali emas yang diraih atlet asal Indramayu itu, merupakan satu-satunya medali yang diperoleh dari dua medali emas yang ditargetkan PB-Percasi. Setidaknya, emas Susanto yang dipersembahkan untuk Indonesia, mampu menyelamatkan wajah percaturan Indonesia.
Susanto yang bermain di babak kelima, bermain remis dengan Fide Master Kyaw Lin Naing sehingga meraih poin 1/2. Dengan hasil itu, cukup bagi mahasiswa Universitas Gunadarma itu untuk mengumpulkan nilai 4 dari 3 1/2 poin yang sudah dia bukukan dari pertandingan melawan pecatur Thailand, Filipina dan Malaysia.
Susanto yang mengaku kuliahnya terbengkalai hampir setahun belakangan ini karena pelatnas SEA Games, mengunci permainan lawan untuk hasil remis pada langkah kedelapan. “Saya pancing dia ( Kyaw Lin Naing) bermain remis, dia mau,” kata dia.
Diungkapkan Susanto, medali emas SEA Games 2011 merupakan yang pertama baginya. Pasalnya, dari dua SEA Games yang diikutinya, yakni 2003 Vietnam dan 2005 Manila, Susanto hanya merebut medali perak. Medali emas SEA Games 2003, dia kalah dari gurunya, GM Utut Adianto.
Pada SEA Games Manila, Susanto kalah dari pecatur Vietnam. “Pak Utut tidak ikut ke Manila karena ikut kejuaraan dunia di Eropa,” kata pecatur kelahiran 8 Oktober 1987 itu. Sedangkan SEA Games 2007 Thailand dan SEA Games 2009 Laos, cabang catur tidak dipertandingkan.
Pada perhelatan SEA Games 2011, PB-Percasi menurunkan menurunkan pecaturnya, yakni Chelsea Monica Sihite, GMW Irene Kharisma Sukandar, GM Cerdas Barus, IM Dewi AA. Citra, dan GM Susanto Megaranto.(ian/hasby/b)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 