Gorong-gorong Tak Ditutup, Kontraktor Kena Sanksi
Selasa, 8 November 2011 - 20:07 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Hari ini, Rabu (9/11), seluruh pengerjaan saluran air di seluruh wilayah ibukota dihentikan sementara. Sanksi tegas bakal dilayangkan bagi pelaksana proyek yang tidak menutup galian gorong-gorong dengan baik.
Selain itu, walikota juga diinstruksikan untuk mengawasi penutupan galian gorong-gorong agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas menjelang dan selama SEA Games di Jakarta. Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengancam tidak akan segan memasukkan daftar hitam yang tidak mampu melakukan ketentuan tersebut.
“Walikota harus peka terhadap penyelesaian galian gorong-gorong, terutama penutupan sementara galian selama SEA Games. Meskipun ini bukan kerjaannya walikota, tapi dia harus melihat kegiatan itu,” kata Fauzi Bowo di Balaikota, Selasa (8/11).
Untuk mempercepat rampungnya pekerjaan galian gorong-gorong, Fauzi meminta supaya kontraktor mengerjakan penggalian dan penutupan gorong-gorong dengan metode penanganan terpusat. Sehingga perencanaan pengerjaan dapat terstruktur.
Orang nomor satu di ibukota ini melihat selama ini kontraktor pemenang lelang malah membuat sub kontrak pengerjaannya kepada kontraktor lain. Sehingga, untuk pengerjaan penggalian dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda dengan yang mengerjakan pemasangan saluran dan penutupan galian.
Tidak hanya itu, yang buat dirinya geram saat melihat hasil galian gorong-gorong berupa tanah diletakkan di pinggir jalan sehingga mengakibatkan satu jalur jalan hilang. Akhirnya, lalu lintas jalan pun tidak mampu menampung volume kendaraan bermotor, dan kemacetan tak bisa dihindarkan lagi.
“Yang seperti ini harusnya disadari walikota dan Dinas PU. Masa yang kayak begini harus gubernur juga yang menanganinya,” tegasnya.
Parahnya lagi, Fauzi juga pernah melihat, setelah pengerjaan gorong-gorong telah selesai, namun tanah hasil galian tidak kunjung diangkat.
Sebelumnya Wakil Dinas PU DKI, Novizal, pengerjaan galian gorong-gorong di Jalan Sudirman yang sudah selesai 70 persen, akan ditutup mulai hari ini, Rabu (9/11). Kemudian selanjutnya, pengerjaan akan dimulai lagi usai SEA Games yaitu mulai 23 November hingga 15 Desember 2011.
“Tidak hanya di Jalan Sudirman saja, tetapi seluruh pekerjaan sejenis di 18 lokasi tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta juga akan dihentikan selama SEA Games. Seperti di lokasi belakang gedung DPR, antara Semanggi dan LVRI dan Kali Krukut akan dihentikan besok,” tegasnya.(guruh/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 