Jalan Raya Cilebut-Bojong Gede Longsor
Minggu, 16 Oktober 2011 - 16:58 WIB
BOGOR (Pos Kota) – Kewaspadaan dan kehati-hatian bagi pengendara dibutuhkan ketika melintas di Jalan Raya Cilebut-Bojong Gede. Pasalnya, sebagian badan jalan itu di Kampung Waringin Jaya, Desa Bojong Gede, Kecamatan Bojong Gede longsor.
Turap penahan jalan sepanjang 20-an meter dan lebar satu setengah meter dengan kedalaman 18 meteran ambrol tergerus air Kali Pesanggrahan. Longsor disebabkan hujan pekan lalu, tapi hingga kini belum ditangni serius oleh Pemkab Bogor. Akibatnya, jalan menyempit dengan lebar hanya dua meteran. Kendaraan yang melintas hanya cukup untuk satu mobil. Kondisi ini mengancam pengendara, terutama pada malam hari.
“Jika melintasi di jalan itu perlu ekstra hati-hati, karena longsor sehingga jalan menjadi sempit. Apalagi pada malam hari, harus waspada,” ujar Halim, warga Perum Pesona Cilebut, Minggu. Antrian panjang kendaraan terjadi saat pagi hari, ketika warga berangkat kerja menuju Stasiun Cilebut atau Bojong Gede lantaran jalan hanya bisa dilalui unti msatu kendaraan. “Seharusnya pemkab cepat tanggap membenahi sepanjang jalan ini. Sebab pasti ada badan jalan yang longsor saat hujan,” timpal Dika, warga Perum PWI Cilebut.
Kabid Pembanguan, Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Bogor Asep Yuyun mengatakan, untuk antisipasi sementara, pihaknya memasang pagar pengaman berupa concrete barrier (beton pembatas-red) sebelum dilakukan pembangunan. “Demi keamanan pengendara, kita pasang beton pembatas di sepanjang jalan yang longsor,” ujarnya.
Dia mengaku pembangunan turap penahan jalan di sepanjang jalan ini tidak bisa dilakukan tahun ini disebabkan anggaran perubahan sudah disahkan. “Kita usulkan dan diusuhahkan 2012 dibangun, sebab membahayakan pengendara jika tak dibangun turap,” jelasnya.
(iwan/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 