Ratusan Karyawan PTPN II Bentrok Dengan Warga

Kamis, 22 September 2011 - 17:30 WIB

| More

MEDAN (Pos Kota) – Ratusan karyawan dan security PTPN II Rayon C Tunggorono, Binjai, Sumatera Utara, terlibat bentrok dengan warga kelompok penggarap di lahan sengketa, Kamis (22/9). Akibat bentrokan ini 10 orang dari kedua belah pihak terluka terkena senjata tajam, lemparan batu dan panah, serta 4 unit sepeda motor dan satu buah becak dibakar.

Kepala Dinas tanaman rayon C PTPN II, E. Samosir, mengatakan pihaknya melakukan ekseskusi pengusiran penggarap illegal dari lahan perkebunan. Karena mereka telah merusak tanaman PTPN II dengan racun hampir 50 hektar. Bahkan mereka tidak segan-segan menanam pohon pisang, jagung, dan singkong di lahan perkebunan PTPN II.

“Selain itu bentrok terjadi karena pihak penggarap bertahan mengamankan posko yang mereka bangun di lahan perkebunan,”ujarnya.

Situasi dapat diredakan setelah aparat Polresta Binjai dan pasukan Brimob bersenjata lengkap turun ke lapangan. Begitu juga Kapolres Binjai AKBP Rina Sari Ginting datang ke lokasi bentrok untuk menenangkan keadaan. Namun pihak security PTPN II tetap melakukan sweeping dan mengusir kelompok penggarap dari lahan PTPN II.

Informasi lain menyebutkan, awalnya bentrok saat karyawan dan sekurity PTPN II datang menggunakan truk untuk melakukan pembersihan lahan yang selama ini menjadi sengketa. Sementara itu puluhan warga (petani-red) penggarap juga sedang berada di lokasi, yang menjadi posko mereka.

Tidak diketahui siapa yang mulai, tiba-tiba saja terjadi bentrokan antara kedua belah pihak dan saling menyerang dengan menggunakan batu, senjata tajam, panah serta senapan angin.

“Diperkirakan lebih kurang 10 orang mengalami luka-luka. Baik dikubu petani maupun pihak karyawan, “kata Khairul, satu warga.

Pihak PTPN II juga mengklaim bahwa mereka diserang terlebih dahulu oleh pihak warga penggarap.

Sementara itu, warga petani penggarap menyatakan lahan yang selama ini menjadi sengketa adalah lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II, yang telah habis masa berlakunya dan dikembalikan kepada mereka. Warga juga mengklaim diserang terlebih dulu oleh para karyawan. (samosir/dms)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id