Rp.35 Triliun, Proyeksi Anggaran Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 21 September 2011 - 21:49 WIB

| More
Rp.35 Triliun, Proyeksi Anggaran Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA (Pos Kota) – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2012 diproyeksikan sebesar Rp35 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp3,3 triliun dari total anggaran tahun ini yang sebesar Rp31,7 triliun.

Peningkatan anggaran ini, menurut Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, akan digunakan untuk berbagai pembangunan infrastruktur. Sehingga menjadikan Jakarta sejajar dengan kota metropolitan dunia lainnya.

Menurut orang nomor satu di ibukota ini, nominal ini merupakan jumlah yang sangat besar dan merupakan dua kali lipat dibandingkan dengan jumlah anggaran dalam APBD 2007 yang hanya mencapai Rp 17 triliun. Dimana tahun tersebut merupakan tahun pertama Fauzi Bowo menjabat sebagai gubernur. “Semua ini merupakan rezeki dari Allah. 2007 saat mulai menjabat APBD DKI hanya Rp17 triliun dan tahun depan meningkat dua kali lipat,” ujar Fauzi, di Balaikota, Rabu (21/9).

Meningkatnya jumlah anggaran pembangunan dalam APBD DKI 2012 membutuhkan tanggung jawab yang besar. Karena itu, Fauzi memberikan pesan kepada seluruh pengelola anggaran baik di Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) maupun Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) haru mengelola anggaran tersebut dengan prinsip transparansi, akuntabilitas dan menjunjung tinggi kejujuran.

Menurutnya, alokasi APBD DKI 2012 tetap akan dititikberatkan pada bidang pendidikan yang setiap tahunnya mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar. Tahun ini saja, dari total APBD DKI 2011 Rp31,7 triliun, alokasi anggaran pendidikan mencapai lebih dari 26 persen. Direncanakan, akan ada peningkatan alokasi anggaran pendidikan di tahun depan.

Selain itu, alokasi anggaran dalam APBD DKI 2012 tetap akan diarahkan pada dedicated program yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2007-2012. Program dedicated merupakan program prioritas yang bersifat menyentuh langsung kepentingan publik, bersifat monumental, lintas urusan, berskala besar dan memiliki urgensi yang tinggi serta memberikan dampak luas pada masyarakat.

Adapun program dedicated tersebut adalah pengendalian banjir, pembangunan perhubungan dan transportasi, penanggulangan polusi serta peningkatan kualitas kebutuhan dasar masyarakat seperti  program peningkatan kualitas pemukiman dan perbaikan kampung, program penyediaan air bersih, program peningkatan layanan penduduk miskin dan program peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Program lainnya menyangkut program  Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK).(guruh/dms)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (1 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id