Adu Mulut Anggota DPR RI dan Ketua KPU
Selasa, 13 September 2011 - 15:12 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Anggota Panja Mafia Pemilu Komisi II DPR RI, Akbar Faisal, terlibat adu mulut dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Abdul Hafidz Anshary saat rapat membahas mengenai 52 laporan perkara sengketa pemilu.
KPU mengawali dengan memaparkan penjelasannya soal laporan 52 sengketa pemilu. Setelah mendengarkan penjelasan KPU, sejumlah anggota DPR melayangkan pertanyaan. Tak sedikit yang mengkritik KPU karena dinilai tidak profesional.
“Kenapa KPU tak bisa begitu kuat mempertahankan data yang disengketakan di MK. Ini suara rakyat, ada pertanggungjawaban di sana,” tanya Akbar di gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/9).
Tak lama kemudian Hafidz memotong ucapan Akbar, dengan nada bicara tinggi Ketua KPU kemudian membuat pernyataan. “Ya mari kita selesaikan. Jangan menuding dan menyalahkan. Asal Anda tahu sebagian besar permohonan sengketa pemilu di MK itu tidak dikabulkan. Jadi tolong hargai kerja kami,” ucap Hafiz.
Akbar tak menyerah begitu saja dan kemudian membalas lagi. “Anda selalu membela diri. Pemilu ini dijalankan oleh lembaga yang anda pimpim lho pak,” terang Akbar.
Hafiz pun juga tak mau mengalah dan terus membalas. “Saya tidak membela diri. Saya hanya menyampaikan yang riil,” tutur Hafidz.
Melihat situasi kian panas akhirnya Pimpinan Rapat, Ganjar Pranowo, berusaha menengahi keduanya dan meminta perdebatan dihentikan. Keduanya pun akhirnya sedikit reda dan rapat pun bisa dilanjutkan. (prihandoko/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 