Bus TransJakarta Kini Dilengkapi Teknologi Canggih

Selasa, 23 Agustus 2011 - 20:35 WIB

| More
Bus TransJakarta Kini Dilengkapi Teknologi Canggih

JAKARTA (Pos Kota) – Formulasi penanganan kemacetan terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya melalui pemasangan alat canggih berupa Bus Tracking System (BTS) pada busway dan Area Traffic Control System (ATCS) di setiap persimpangan berupa peralatan Intelligent Transport System (ITS) .

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, menjelaskan sistem yang dikembangkan ini tidak hanya sebagai pusat pengawasan saja. “Tetapi juga melakukan langkah antisipatif dan reaktit terhadap kondisi lalu lintas di lapangan,” ungkap Fauzi usai peluncuran ITS di gedung reknis Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (23/8).

Mengingat sistem ini akan mengintegrasikan pengguna jalan, sistem transportasi, dan kendaraan melalui teknologi dan komunikasi.

ITS secara otomatis akan memberikan suatu tindakan tertentu dalam mengatasi kondisi lalu lintas. Termasuk menerima perintah secara manual dari operator di Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat, untuk mengatasi hal mendesak, penting, dan insiden di lapangan.

Untuk membuat jaringan sistem ini, pemprov sendiri harus  mengeluarkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk membuat sistem canggih  dalam bidang transportasi tersebut. Namun untuk tahap awal baru menggunakan anggaran sebesar Rp6 miliar.

Sistem ini akan memberikan informasi pilihan perjalanan, kinerja operasi jaringan jalan, keselamatan transportasi, dan produktivitas transportasi.

Gubernur menilai sistem ini memiliki banyak manfaat, seperti memberikan kepastian kepada para pengguna jalan. Terkait kondisi lalu lintas secara langsung (real time), informasi pengguna busway seperti informasi tingkat kedatangan antar bus (headway) di halte dan frekuensi perjalanan bus.

“Pengendalian arus lalu lintas ini mampu mewujudkan transportasi umum yang lebih nyaman dan dapat diandalkan,” terangnya.

90 ARMADA

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan tahap awal sistem BTS ini baru diterapkan untuk 90 armada di koridor I (Blok M-Kota). “Mudah-mudahan pada Desember 2011 bisa dikembangkan ke beberapa koridor lainnya,” kata Pristono. BTS yang dilengkapi global positioning system (GPS) akan terhubung dengan ruang control di Gedung Dinas Teknis.

Dengan sistem BTS, kata Pristono, penumpang bisa lebih mudah melihat jadwal kedatangan bus pada layar digital yang ada di halte. Di sinilah, para penumpang busway diberi kepastian akan waktu kedatangan.(guru/dms)

Foto : Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, didampingi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, tengah meninjau ITS yang baru diluncurkannya di gedung teknis Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa (23/8).(guruh)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id