Kecewa Kepada Aparat, Warga Obrak-Abrik Penjual Miras

Sabtu, 13 Agustus 2011 - 4:32 WIB

| More
Kecewa Kepada Aparat, Warga Obrak-Abrik Penjual Miras

BOGOR (Pos Kota) – Kecewa dengan sikap muspika Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, yang membiarkan sejumlah warung dan supermarket yang menjulan minuman keras (miras) selama Ramadhan, membuat warga Desa Kebon Kopi, Kecamatan Citeureup merazia sendiri.

Kamis malam, mereka merazia sejumlah warung dan THM (tempat hiburan malam) di sepanjang Jalan Mayor Oking-Pasar Citeureup.

Sejumlah penjaga warung hanya bisa pasrah saat tempat mata pencaharian hidupnya digeledah. Meski tidak ada aksi pengrusakan, tapi pemilik dan penjaga warung ketakutan. Ratusan warga ini mencari lalu mengambil sejumlah botol minuman keras. Bukan hanya warung atau pedagang jamu, beberapa supermarket juga diobrak-obrik. Dari waralaba ini massa menyita belasan botol minuman keras.

“Mereka masuk langsung ke rak jual minuman. Dari sini diambil 17 botol minuman keras,” ujar seorang karyawan supermarket tersebut. Aksi warga yang dilakukan sekitar dua jam lamanya, berhasil membawa 230-an botol minuman keras berbagai merak dan ukuran. Barang hasil razia itu lalu dikumpulkan di belakang halaman sebuah masjid di Kebon Kopi. “Kemudian kami bakar,” ujar seorang warga yang ikut razia.

Seorang tokoh masyarakat setempat, Holik menegaskan, jika warung dan supermarket masih tetap membandel dengan menjual minuman kerasa selama Ramadhan, pihaknya akan mengerahklan lebi banyak lagi warga untuk melakukan razia secara besar-besaran. “Silahkan jualan lagi minuman keras. Kita kerahkan warga lebih besar lagi untuk mensweepingnya,” ujarnya.

Aksi massa ini lolos dari pantuan Polsek Citeureup maupun Satpol PP Kecamatan Citeureup. “Meski kita tak tahu, tapi saya langsung perintahkan anggota untuk menyelidiki siapa saja aktor dibalik itu. Ternyata aksi ini spontan dan dilakukan setelah salat tarawih sekitar satu jam-an,” ujar Kapolsek Citeureup AKP Indra Gunawan.

Sedangkan Camat Citeureup Hendri mengaku, pihaknya sudah memonitor aksi massa tersebut dan minta segera dihentikan. “Kita tahu saat mereka beraksi,” katanya seraya mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk merazia minuman keras untuk meredam aksi massa. (iwan/sir)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id