Ada Harapan Bagi Penderita Gagal
Kamis, 10 Maret 2011 - 18:55 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Penderita gagal ginjal jangan berkecil hati. Kini, ada pilihan pengobatan alternative penyakit ginjal kronik dengan CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis).
“Dulu penyakit ginjal kronik (gagal ginjal) harus dicuci darah (hemodialisis) atau melalui operasi transplantasi ginjal. Kini, cukup dengan CAPD,” jelas dr Tunggul D Situmorang, SpPD.KGH, Direktur RS PGI Cikini, pada temu pers Kalbe Farma memperingati Hari Ginjal Sedunia di Jakarta, Kamis (10/3).
Menurut Tunggul, penyakit ginjal kronik biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko seperti diabetes, penyakit imunitas, penyakit darah tinggi (hipertensi), infeksi, ada batu ginjal dan penggunaan obat anti sakit.
Dikatakan, penderita yang mengalami penurunan fungsi ginjal berat atau fungsi ginjal hanya 15-29 persen maka dia harus mempersiapkan terapi pengganti ginjal.
Sedangkan jika fungsi ginjal kurang dari 15 persen maka sudah dikatakan mengalami gagal ginjal dan harus melakukan dialysis (cuci darah) untuk mempertahankan hidup dan menghindari yang lebih buruk lagi.
Pada proses CAPD sebelumnya dibuat akses sebagai tempat keluar masuknya cairan dialisat. Akses ini berupa kateter yang ditanam di dalam rongga perut dengan pembedahan.
Posisi kateter yaitu sedikit di bawah pusar dan lokasi dimana sebagian kateter muncul dari dalam perut disebut exit site. (aby/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 