Pemukiman Tergenang Air, 21 Tahun Warga Kapuk Hidup Terapung
Jumat, 25 Februari 2011 - 6:27 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Sekitar 100 keluarga Warga RW 01 Kelurahan Kapuk,. Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, sudah 21 tahun lebih hidup dalam genangan air. Sehingga mereka terpaksa membuat perkampungan “Rumah Apung”, mulai dari jalan,PAUD,Posyandu sampai tempat pendidikan juga terpung. Akibat berubahnya peruntukan lahan resapan air disalahgunakan menjadi pembangunan industri dan perumahan.
Hal ini terungkap ketika Asisten Perekonomian, H.Eldi Andi didampingi sejumlah pejabat Jakarta Barat. Awalnya tahun 1980 rawa-rawa tersebut dibangun industri dan dari tahun ke tahun bermunculan termasuk perumahaan Jika terjadi hujan air menggenang dan sejak tahun 1990 hingga kini genangan air di permukiman warga menjadi permanen tak pernah surut,”Akibatnya hampir seluruh bangunan rumah digenangi air dan rusak. Warga terpaksa membangun rumah tingkat karena di bagian bawah genangan tidak pernah surut,” tutur Ketua RW 01, Djuhri.
Warga sebenarnya tidak betah. Sebab hidup dalam genangan air yang tidak mengalir.Namun karena sebagian besar warga sebagai buruh yang penghasilannya serba pas-pasan tetap bertahan tinggal di kawasan ini. Dan sebagian lahan yang belum terbangun dimanfaatkan sebagai budidaya ikan (lele). Kolam ikan ini terbuat dari terpal yang sudah terbentuk menjadi kolam persegi itu. “Kami berharap agar pemda membantu usaha ternak lele disini,” kata Ketua RW 01.
Upaya ternak lele tersebut sebagai penghasilan tambahan dan merupakan satu ikatan pkisologis. ”Dulu waktu saya kecil, kawasan ini berupa daratan yang sama dengan daerah-daearah lain di ibukota negara ini, seperti ada lapangan, pohon besar. Kami dulu bersama-sama anak-anak lainnya sering bermain sepakbola atau tenis meja di bawah pohon. Tapi itu hanya tinggal kenangan,” sambung Djuhri.
Warga juga sudah beberapa kali bersurat ke Pemprov DKI Jakarta untuk dapat perhatian agar lingkungannya dapat diperbaiki. Tapi sampai kini belum pernah ada tanggapan yang diharapkan.” Kalau pejabat yang nengok-nengok (berkunjung-Red) sudah beberapa kali, tapi dari tahun ke tahun cuma janji doang. Kalu DPRD DKI Jakarta boro-boro nengok, kecuali mao pemilihan baru tim suksesnya pada dateng,” kata Marup, satu warga.
(herman/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 