Aneh! Ibadah Bagus, Korupsi Jalan Terus

Rabu, 15 Desember 2010 - 9:34 WIB

| More

JAKARTA (Pos Kota) – Korupsi di Indonesia sudah demikian mewabah dan dikhawatirkan bakal membuat Indonesia ambruk. Demikian keprihatinan yang disampaikan Guru Besar Emeritus Universitas Airlangga, Prof. Dr. J.E. Sahetapy.

Sahetapy mengibaratkan korupsi di Indonesia bagaikan ikan busuk. “Bukan ekornya yang busuk, melainkan kepalanya. Cara membersihkannya ya harus dibersihkan dulu kepalanya. Kalau kepalanya tidak dibersihkan, tidak mungkin bisa bersih,” kata Sahetapy kepada Pos Kota yang menghubunginya, Selasa (14/12) malam.

Untuk membersihkan korupsi di Indonesia, tegasnya, harus dimulai dari pimpinan. Jika pimpinan tertinggi sudah tidak korupsi, maka bawahannya pasti tidak akan melakukan korupsi. “Kalau tidak dibersihkan, maka sebentar lagi Indonesia akan ambruk gara-gara korupsi,” katanya.

Contoh yang paling anyar soal korupsi adalah masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia dan Arab Saudi. Menurut Sahetapy banyak sindikat yang melingkupi TKI. Untuk itu semua sindikatnya harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.

“Masalah TKI misalnya, itu adalah salah satu sindikat, sehingga persoalan TKI tidak pernah beres. Masak sih presiden tidak tahu banyak TKI yang tinggal di kolong jembatan? Ini tidak masuk ke akal saya,” katanya.

BASMI SINDIKAT

Untuk itu, katanya, tidak saja persoalan di Malaysia dan Arab Saudi saja yang perlu dibasmi sindikatnya, tapi yang paling penting di Indonesia. “Dari informasi LSM yang saya peroleh masalah TKI banyak sindikatnya. Itulah salah satu contoh bentuk korupsi,” terangnya.

Saat ditanya banyaknya kepala daerah yang ditangkap, Sahetapy juga tidak habis pikir. Semestinya, kepala daerah atau mantan menteri sebagai contoh bagi masyarakat.“Saya tidak habis pikir mengapa kepaka daerah bisa ditangkap lantaran korupsi. Disinilah saya tak habis pikir. Ibadah mereka sudah bagus, tapi juga melakukan korupsi,” kata Sahetapy dengan penuh tanda tanya. (rizal/B)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (2 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id