Jaksel Waspada Flu Burung
Selasa, 7 Desember 2010 - 6:13 WIB
KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Kasus flu burung di Jakarta Selatan hingga kini sudah menewaskan 13 orang dari 15 kasus.Untuk menekan kasus tersebut menurut Kasudin Peternakan dan Perikanan Jaksel Chaidir Taufik, pihaknya terus menggenjot sweeping dan sertifikasi unggas. Termasuk pengawasan intensif terhadap 23 tempat penampungan dan 163 lokasi pemotongan ayam.
Hingga awal Desember 2010, Sudin Peternakan dan Perikanan Jaksel menerbitkan 2134 lembar sertifikasi dari 9707 unggas serta 2948 ekor unggas sudah disweeping.”Ancaman kasus flu burung di Jaksel meski di tahun 2010 ini mulai mereda, tapi tetap saja harus diwaspadai,” ujar Chaidir, Senin (6/12).
Salah satunya melalui sertifikasi unggas sesuai Perda No 4 Tahun 2007 tentang Pengendalian Pemeliharaan dan Peredaran Unggas di DKI Jakarta. Serta sweeping unggas di permukiman warga khususnya enam jenis unggas yang dilarang, yakni ayam, itik, entok, angsa, burung dara potong dan burung puyuh.
Hanya saja diakui Chaidir, kerap kali warga menolak begitu unggasnya hendak dimusnahkan padahal sebelumnya sudah disosialisasikan. Ke depan, Sudin Peternakan dan Perikanan Jaksel akan tingkatkan kordinasi untuk sosialisasi sertifikasi dan sweeping unggas di 65 kelurahan. (Rachmi/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 