Pencari Belut Ditemukan Mengambang
Minggu, 5 Desember 2010 - 17:51 WIB
BANDUNG (Pos Kota) – Keseret banjir saat sedang ‘ngurek’ belut di pinggir kali, Dedi Sutisna,20, warga Kampung Bojongkoneng, Rancaekek, kabupaten Bandung, Minggu ditemukan tewas mengambang di kali Buntut, yang berlokasi di Jalan Raya Rancaekek KM 24,5.
Peristiwa tewasnya korban yang terkenal tukang mancing, dan ngurek itu pertama kali ditemukan Abdul Hamid,36, saat sedang ngurek tak jauh dari lokasi penemuan mayat tersebut. ” Saya terkejut saat melirik ke kiri ada sosok mayat berkaos biru mengambang. Setelah dilihat ternyata Dedi. Saya langsung lari memberitahu warga lain,” kata Hamid, saat ditanya polisi.
Dia menjelaskan, Minggu, sekira pukul 08.00 ketikasedang jongkok memburu belut di pematang sawah tiba-tiba melihat sosok tubuh berkaos hijau. Saking penasaran, lanjutnya, terpaksa turun ke kali untuk melihat siapa pria yang mengambang tadi. Ketika melihat wajahnya, dia mengaku terkejut lantaran pria itu tiada lain Dedi, tukang ngurek dan mancing dari Rancaekek.
Selang beberapa menit,Hamid melompat dari kali kemudian lari ke rumahnya untuk memberitahu peristiuwa itu. ” Saya kembali ke kali bersama warga dan polisi. Setelah diperiksa mayat Dedi pun dievakuasi dan di bawa ke RSHS bandung untuk diotopsi,” kata dia.
Kapolsek Cimanggung AKP Tatang Efendi, menjelaskan, korban tewas dikali murni kecelakaan. Diduga kuat dia jatuh ke kali karena jatuh terpeleset atau karena terseret air deras di kali itu.Setelah dilakukan pemeriksaan sama sekali tak ditemukan luka yang mencurigakan. ” Kondisi tubuh korban mulus dan tak ada luka sedikit pun. Kemungkinan dia tewas lantaran jatuh,” kata kapolsek. Untuk mengungkap kematian korban, pihaknya akan mebgirim mayat tadi ke RSHS bandung untuk dilakukan otopsi.
(dono/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 