Bogor Bakal Lautan Sampah

Senin, 22 November 2010 - 15:46 WIB

| More
Bogor Bakal Lautan Sampah

BOGOR (Pos Kota) – Pembangunan Tempat Pembuangan dan Pengolahan Sampah (TPPAS) Nambo di Kecamatan Klapanunggal ditargetkan beroperasi 2012. Jika,tidak,  wilayah Kabupaten Bogor bakal menjadi lautan sampah mengingat TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulangan massa kontraknya berakhir Juni 2011.

“Kami tergetkan paling lambat 2012, TPPAS tersebut sudah beroperasi,” kata Bupati Bogor Rahmat Yasin kepada wartawan Senin. Penyelesaian pembangunan TPPAS Nambo harus dipercepat mengingat kontrak pemakaian TPA Galuga Juni 2011 nanti berakhir.

“Jika sampai batas waktu itu, TPPAS Nambo belum juga selesai, bisa celaka. Wilayah Kabupaten Bogor bisa-bisa menjadi lautan sampah mengingat setiap harinya sampah mencapai hampir 700-an kubik dan ini akan dibuang ke mana?,” katanya seraya bertanya.

Dikatakannya, pembangunan TPPAS itu didanani dari APBD Kabupaten Bogor saja, bantuan APBN dan APBD Provinsi Jabar. “Jika mengandalkan APBD Kabupaten Bogor, saya menjamin tak bakal selesai pembangunannya,” katanya. TPPAS ini kelak dipakai buat Kabupaten dan Kota Bogor dan Depok.

Sekda Kabupaten Bogor Nurhayanti menjelaskan, pihaknya baru melaksanakan pembangunan di 40 hektar dari totalnya 100 hektar. “Kita sudah memiliki amdal 100 hektar, dan sudah membebaskan lahan untuk jalan masuk dengan menggunakan APBD Kabupaten Bogor,” paparnya.

Untuk membebaskan lahan, pihaknya sudah mengeluarkan anggaran hingga Rp 11,3 miliar dari APBD 2009. Sedangkan, anggaran 2010, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar. “Itu semua untuk pembebasan, sedangkan pembangunan fisiknya, termasuk jalan dianggarkan dari APBD Provinsi Jabar,” ucapnya.

Sedangkan Kepala Unit Pengolahan Operasionaol TPPAS Nambo Ateng Sasmita mengatakan, masyarakat di sekityar TPPAS ini sudah banyak yang mendukung, meski masih ada segelintir yang tak setuju daerahnya dijadikan sampah. Dia menjamin keberadaan TPPAS Nambo tidak akan menimbulkan masalah, termasuk soal adanya pencemaran lingkungan. “TPPAS Nambo beda dengan TPA lain pada umumnya. Di sini sampah tidak ditumpuk, tapi diolah dengan menggunakan teknologi dan gas metan yang timbul dan dimanfaatkan untuk energi listrik,” jelasnya. (iwan/B)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id