Jadi Alisadikin Internasional Harbour
Jumat, 5 November 2010 - 6:37 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Pelabuhan Tanjung Priok bakal berganti nama menjadi Alisadikin Internasional Harbour. Pergantian itu bagian dari penggabungan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta.
Menurut Hasan Basri, Asisten Perekonomian Sekdaprop DKI Jakarta, di Balaikota. KEK akan digabungkan dengan Pelabuhan Tanjung Priok. “Pelabuhan di KEK dijadikan sebagai sebagi pusat logistik mendukung Tanjung Priok. Namanya nanti pelabuhan Alisadikin,” katanya.
Keberadaan pelabuhan di KEK nantinya disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga nantinya tidak mubazir. “Konsepnya sudah final, hanya dirobah sedikit. Perubahan ini juga atas masukan Pak Gubernur. Perubahan ini kita bicarakan dengan tim ahli. Setelah ini selesai maka langsung dilaporkan ke gubernur untuk disetujui. Yang pasti rencana KEK tidak akan berubah,” tuturnya.
HARUS CEPAT
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta H. Fauzi Bowo mengatakan perubahan itu dilakukan secepatnya. “Saya berharap agar ini cepat selesai sehingga KEK bias segera berjalan,”katanya.
Ada tiga proyek infrastruktur yang akan dibangun yakni pembangkit listrik (power plant), pabrik air bersih, dan program insenerator untuk sampah Jakarta. Pembangunan pelabuhan itu diharapkan bisa memberi kontribusi pendapatan ke Pemprov DKI dalam 2-3 tahun ke depan.
Pembiayaan pengembangan kawasan ini, akan dilaksanakan oleh PT KBN sebagai salah satu badan usaha milik daerah DKI bersama sektor swasta lainnya.
SAHAM
Pemprov menargetkan tahun ini nilai saham Pemprov DKI di KBN sudah mencapai 38%, dan dalam 2 tahun ke depan menjadi pemilik saham mayoritas dibandingkan dengan pemerintah pusat yang saat ini menjadi pemegang saham utama. ” Kami juga membuka peluang untuk mencari modal kapitalisasi yang tepat untuk memulai pelabuhan.”
(john/ak/aw)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 