Tawuran, 70 Pelajar Diamankan
Selasa, 21 September 2010 - 19:24 WIB
TANGERANG (Pos Kota) – Merayakan ulang tahun sekolah, sekitar 70 pelajar SMK Bhipuri Serpong, Tangerang Selatan diamankan di Polsek Tangerang Kota. Pelajar itu tertangkap petugas ketika sedang tawuran dengan pelajar lain di Jalan MH Thamrin, Kebun Nanas, Kota Tangerang. Selasa (21/9) siang. Petugas juga mengamankan belasan senjata tajam dari tangan pelajar.
Aksi tawuran tersebut dipicu ketika pelajar SMK Bhipuri yang tengah menumpang truk tengah melintas di Jalan MH Thamrin, Kebun Nanas, Kota Tangerang. Di perjalanan, rombongan pelajar yang sedang merayakan ulang tahun ke- 21 itu bertemu dengan pelajar SMK 80 dan SMK PGRI 4 Tangerang. Akibat saling ejek, kedua pelajar SMK itu pun kemudian saling lempar batu.
Petugas Polsek Tangerang Kota yang sedang patroli kemudian berusaha membubarkan aksi tawuran pelajar itu. Petugas terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan aksi tawuran. Melihat petugas, puluhan pelajar itu pun berlarian menghindari petugas. Alhasil, petugas berhasil mengamankan 70 pelajar SMK Bhipuri, Serpong, Tangerang Selatan.
Ketika digelandang ke Polsek Tangerang Kota, petugas mengamankan belasan senjata tajam dan gir motor yang digunakan untuk tawuran. Pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam kemudian diamankan untuk diproses sesuai hukum. Sedangkan pelajar yang lain kemudian didata terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke sekolah mereka.
Kepada petugas, puluhan pelajar SMK Bhipuri Serpong mengaku jika mereka sedang merayakan ulang tahun SMK Bhipuri ke 21. Setelah pulang sekolah, mereka kemudian menumpang truk untuk berkeliling. Tapi di perjalanan dihadang oleh pelajar lain, sehingga saling ejek dan lempar batu pun tak terhindar lagi. “Kami sedang merayakan ulang tahun sekolah kami,” ujar pelajar SMK Bhipuri, Serpong.
Menurut Kapolsek Tangerang Kota, AKP Titin Sumartini, puluhan pelajar yang berhasil diamankan kemudian didata terlebih dahulu sebelum dikembalikan ke sekolah mereka. Namun untuk pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan diproses sesuai hukum. “Pelajar itu kami data terlebih dahulu sebelum diserahkan ke sekolah mereka. Namun untuk pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam akan diproses sesuai hokum,” ungkap Titin. (C3/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 