10 Penebar Ranjau Paku Ditangkap

Rabu, 2 Juni 2010 - 8:52 WIB

| More

SEMANGGI (Pos Kota) – Sebanyak 13 titik di Jakarta rawan ranjau paku. Akibatnya, ban mobil yang melindas ranjau ini langsung kempes.

Data di Polda Metro Jaya menyebutkan, daerah rawan ranjau paku di Jakbar: Jl. S Parman dari RS Harapan Kita arah lampu    merah Slipi (termasuk fly over Slipi), dari lampu merah Slipi ke arah Tomang, Jaksel : Fly Over Permata Hijau ke arah Pondok Indah (depan    Masjid Istiqomah), dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad, Jl. Prof Satrio (dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca), terowongan Casablanca (ke arah Mal Ambassador), Jaktim: Jl. TB Simatupang (terutama dekat fly over Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu), dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan, Jl.  MT Haryono (terutama perempatan Patung Pancoran dan fly over Pancoran), Jakpus: Jl.  Gatot Subroto hingga ke perempatan lampu    merah Kuningan dan arah sebaliknya, Jl. Majapahit (dari Tanah Abang menuju Harmoni), Jl. Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum      Polda sampai Semanggi dan Jl Sudirman jalur lambat sekitar    Semanggi.

Petugas reserse Polda Metro Jaya menangkap 10 penebar ranjau paku yang sering beraksi di Jl. Daan Mogot, Jakbar.  Sepuluh tersangka sebelumnya dijebak polisi yang ban motornya mendadak gembos.

Kawanan itu Lekan,22, Jefry,23, Trisno,38, Edi ,28, Mardi,32, Mardame,34, Kamsin,26, Suryanto,28, Anton,34, dan Ridwan,25. Barang bukti kejahatan yang disita adalah puluhan paku payung dan dua kotak berisi air yang dipasangi paku penambah lubang agar ban bocor.

POLISI MENYAMAR
Kepala Satuan Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Nico Afinta, mengatakan, komplotan ini sengaja menebarkan ranjau paku dengan harapan banyak ban motor mendadak bocor. Menurutnya, petugas diterjunkan setelah mendapat informasi masyarakat penebar paku  di sepanjang Jl. Daan Mogot.

Kepala Unit Kejahatan Keras Polda Metro Jaya, Kompol Audie Latuheru, memimpin anak buahnya melakukan penyamaran dengan berpura-pura naik motor di lokasi yang ditunjuk.

Atas usaha polisi itu, komplotan ini akhirnya terbongkar. Ban sepeda motor yang dikendarai anggota terbukti bocor mendadak. Bersamaan dengan itu, seorang pemuda mendatangi polisi lalu mengarahkannya menambal ban di tambal ban milik Laken yang tempatnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Langsung saja Laken beraksi mengatakan ban motor  harus diganti karena bocor akibat empat lobang kena paku. Saat itu juga polisi menginterogasinya. Laken pun mengaku ia bersama sembilan temannya yang menebar paku-paku itu.

Sebelumnya diberitakan (Pos Kota, 26/5), ranjau paku di jalan-jalan mengincar pengendara kendaraan bermotor. Kerawanan itu membuat timbulnya kesadaran warga memasang rambu yang mengingatkan adanya ranjau paku. Rambu tersebut terpasang di Jl. MT Haryono dan kawasan Semanggi. (edi/B)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (1 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id