Sarang Geng Motor Bandung Diobrak-abrik Polisi
Rabu, 17 Juni 2009 - 19:09 WIB
BANDUNG (Pos Kota) – Sarang geng motor wilayah Bandung Timur yang bermarkas di daerah Cicaheum Bandung diobrak-abrik Sat Reskrim Polwiltabes Bandung, selasa subuh.
Tujuh pentolan geng bersama Kucing geng (Kordinator wilayah) Agus, 20, ditangkap. Komplotan geng yang diduga kuat membantai pelajar SMA Angga,17, warga Cijambe Bandung kini dijebloskan ke penjara.
” Selain menangkap tujuh pentolan geng, kami juga mengamankan Kucing, koordinator wilayah bandung Timur. Barang bukti berupa dua balok dan besi yang digunakan aksi pembunuhan diamankan,” ujar kapolwiltabes bandung Kombes POl Imam Budi Sumpeno, Selasa.
Didampingi Kasat Reskrim AKBP Arman Achdiat, Kapolwil mengakui, ketujuh tersangka masing masing Imam, Sabil, Feri, Jatnika, dan Diki, sudah mengakui membunuh korban.
Peristiwa naas yang menimnpa korban berlangsung 31 Mei lalu. Korban Angga dikepung di daerah Jatihandap, Antapani Bandung oleh tersangka yang mengenadarai motor. Korban Angga bersama temannya Asep dihajar balok kemudian dipukuli ramai-ramai di tempat . Keduanya babak belur akibat disiksa tersangka kemudian dilarikan ke RSHS Bandung oleh warga sekitar namun dalam perjalanan korban Angga tewas.
Pihak keluarga melapor ke polisi kalau korbanb dianiaya geng motor, tukas Imam. Berdasar laporan tersebut, lanjutnya, uni kejahatanb dan kekerasan dipimpin langsung Kanit AKP Herwanto LM melakukan pelacakan.
Senin subuh, ketujuh tersangka berhasil ditangkap kemudian digelandang ke Mapolwiltabes Bandung. Barang bukti balok dan besi yang dijadikan media pembunuhan berhasil ditemukan. ” Koordinator wilayah (Kucing) Agus turut ditangkap karena ikut memimpin kejahatan itu,” katanya.
Motif dibalik pembunuhan tersebut, papar Imam, diduga kuat perselisihan antara geng motor di Bandung. Korban merupakan anggota geng Mounraker, sedang tersangka dari XTC. Tersangka Jatnika, mengakui terpaksa membunuh korban kerena dia mencuri motor milik anggota geng TXC.
Pemilik motor disiksa oleh korban dan rekannya. Atas aksi tersebut, kata tersangka, gengnya melakukan balas dendam. (dono/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 